“Namun karena tidak terlaksana pada hari Minggu sebelum kejadian tanggal 17 September itu, [mereka] juga sudah merencanakan untuk mengeksekusi korban,” AKP Hardi Meidikson
Jakarta, Polisi menangkap 5 pelaku pembunuhan balita yang ditemukan dengan muka di lakban di pantai cihara, banten. Terdapat beberapa motif pembunuhan diantaranya masalah hutang-piutang dan hubungan sesama jenis.
Kelima tersangka pelaku pembunuhan adalah 3 orang perempuan dan 2 orang laki-laki yakni Saenah (33), Emi (23), Rahmi (38) Yayan (32), Ujang (22). Target awal para pelaku adalah membunuh sang ibu namun diurungkan niat oleh pelaku di karenakan ibu korban sedang hamil.
Kemudian 3 pelaku perempuan tersebut merencanakan ulang pembunuhan, tidak jadi membunuh ibunya akan tetapi mengalihkan pembunuhan itu ke anaknya yang masih balita.
Hal ini juga diterangkan oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cilegon AKP Hardi Meidikson mengatakan bahwa para tersangka mulanya menargetkan untuk membunuh ibu dari korban APH (5 tahun). Akan tetapi tidak jadi dilaksanakan.
AKP Hardi Meidikson mengatakan saat memberikan keterangan di Tv One “Namun karena tidak terlaksana pada hari Minggu sebelum kejadian tanggal 17 September itu, [mereka] juga sudah merencanakan untuk mengeksekusi korban,”
Motif 1: Soal hutang piutang.
Awal mula meminjam uang pelaku beralasan untuk membayar kontrakan “awalnya meminta bantuan karna sedang kesulitan uang untuk bayar kontrakan, setelah itu memang kooperatif mengembalikan setelah dipinjamkan, namun makin kesini makin sering meminjam untuk alasan ini itu” penjelasan ibu korban.
Ibu korban sampai melakukan pinjaman online untuk menghutangi pelaku, menurut pengakuan ibu korban pelaku RH yang memaksa untuk melakukan pinjaman online dengan di iming-imingi janji akan segera dibayar karna akan menjual tanah di kampung, sampai akhirnya ibu korban mengiyakan dan sudah meminjam di 9 aplikasi pinjaman online dengan total 50 jt-an.
Motif 2: Hubungan Sesama Jenis.
Dua pelaku utama pembunuhan yaitu Saenah (33) dan Rahmi (38) punya hubungan asmara sesama jenis, Saenah cemburu dengan kedekatan Ridho alias Rahmi dengan ibu korban. Selain dipicu karna utang pinjaman online pembunuhan ini juga didasari oleh kecemburuan pelaku terhadap ibu korban.
Namun ibu korban tidak tahu menahu tentang hubungan sesama jenis ini, ibu korban hanya mengetahui mereka kakak sepupuan.
Motif 3: Sakit hati anak sering dimarahi.
Sementara itu pelaku melakukan pembunuhan lantaran kesal terhadap ibu korban karena sering memarahi dan membentak anaknya, namun menurut penjelasan ibu korban dia tidak memarahi bahkan membentak anaknya.
“jadi setiap saya main ke rumah saenah dan rahmi anak anak sering main bareng, usia fadil lebih tua dibanding aqila dan badan nya lebih besar mereka sering berantem saya hanya menegur anaknya biar ga berantem, saya juga menegur aqila bukan cuma memarahi fadil” penjelasan dari Amelia ibu korban.
Atas dasar itu ketiga pelaku merencanakan pembunuhan terhadap korban , Rahmi dan saenah sakit hati karna ditagih hutang senilai 150 juta sedangkan satu pelaku lainnya yakni emi melakukan pembunuhan tersebut karna dijanjikan akan dikasih imbalan senilai 50 juta oleh rahmi dan saenah.
Pewarta: Putri Ainul Q
Copyright © HMO 2024
