
“Terimakasih banyak Majelis Hakim Yang Mulia…Semoga PK Sudirman dikabulkan”
Sudirman
Pemohon PK
Jakarta, Tim penasehat hukum meminta waktu kepada Majelis Hakim PN Cirebon untuk membacakan puisi yang ditulis oleh Sudirman pada penutupan sidang pra Peninjauan Kembali Jumat 4 Oktober 2024.
Puisi dibacakan oleh Tim Penasehat Hukum “terakhir kami akan membacakan ini ada pesan dari pemohon principle untuk bacakan, silahkan bentuknya saya nggak tahu apa ini, tapi ini adalah semacam puisi atau apa, saya diminta dibacakan, silahkan” kata Roely panggabean
Kemudian tim penasehat hukum membacakan puisi tersebut.
Delapan Tahun
Karya Sudirman
Mungkin ini sudah jalan takdirku
Untuk menjalani fitnah yang tak pernah aku lakukan
Mengapa semua ini harus terjadi
Mengapa semua harus begini
Ku tak pernah melakukan itu
O Tuhanku
Tolonglah hamba-Mu
Delapan tahun ku dijeruji besi
Menjalani hukum sesat ini
Betapa pedihnya sakitnya hatiku ini
Tak pernah ku lakukan itu
O Tuhan
Tolong hamba-Mu
Datanglah sebuah keajaiban untuk keadilan ini
Aku selalu berdoa disepanjang malam sujudku
Delapan tahun ku terpenjara sepi
Menjalani hukum sesat ini
Betapa pedihnya sakitnya hatiku ini
Tak pernah ku lakukan
O Tuhan
Tolonglah hamba-Mu
Kemudian Majelis Hakim mempersilahkan Sudirman untuk menyampaikan sesuatu apa yang hendak disampaikan.
Sambil terbata-bata disertai isak tangis Sudiman menyampaikan “Terimakasih banyak Majelis Hakim Yang Mulia…Semoga PK Sudirman dikabulkan”
Disusul dengan “amiiiin” oleh pengunjung sidang
Pewarta: Muhammad AY
Copyright © HMO 2024
