ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

‘’Kami sempat mewawancarai tiga tersangka yang terbukti membawa sajam mereka menjelaskan bahwa kata ulang tahun adalah kode untuk tawuran’’
Poengky Indarti
Kompolnas

Jakarta, Polisi ungkap adanya kode khusus terkait ajakan tawuran para remaja di Kali Bekasi, terdapat tiga tersangka yang mengungkap bahwa benar adanya kode khusus untuk ajakan tawuran tersebut. Para tersangka tersebut juga mengatakan mereka berlarian lantaran merasa takut saat di temukan oleh Tim Patroli Perintis Presisi Patroli Polresta Bekasi Kota.

Anggota Kampolnas Poengky Indarti sempat mewawancarai ke tiga tersangka dan mereka mengakui kebenaran kode khusus tersebut. ‘’Kami sempat mewawancarai tiga tersangka yang terbukti membawa sajam mereka menjelaskan bahwa kata ulang tahun adalah kode untuk tawuran’’ ungkapnya.

Kapolsek Rawalumbu, Kompol Sukadi juga membenarkan bahwa kata “ulang tahun” hanya sebagai kode khusus mereka demi melancarkan aksi tawuran tersebut. ‘’Itu ulang tahun sebenarnya kode saja mau mengumpulkan seseorang ditempat yang telah tentukan, mereka yang berkumpul di warung itu memang terindikasi ingin melakukan tawuran namun kode ulang tahun itu hanya untuk mengumpulkan orang bukan kode untuk melakukan tawuran, baru mau tawuran janjian nya disini dan disini itu basecamp nya dari kelompok-kelompok Jatiasih, Mustikajaya, Bantar Gebang dan Rawalumbu itu sendiri’’ tuturnya.

Ajakan “berpesta” (tawuran) ternyata terdeteksi oleh tim Kepolisian Polres Metro Bekasi Kota, untuk mencegah terjadinya tawuran tim kepolisian langsung melakukan patrol. Saat patroli polisi pun melakukan pengejaran kepada sejumlah pelaku ada yang berlari ke jalan, ada yang bersembunyi di pinggir kali, dan ada yang menceburkan diri ke Kali.

Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Audy Joize Oroh menyampaikan “Patroli Presisi ini memperoleh informasi terkait akan adanya tawuran itu dari live instagram jadi tim Patroli Presisi memantau adanya satu akun yang memberi ajakan kepada penonton yang menonton live instagram itu untuk mengadakan pesta dan mereka juga menyampaikan informasi terkait lokasi mereka berkumpul. Kalo dari hasil pemeriksaan yang kami lakukan keterangan saksi-saksi yang kami periksa pesta itu sebutan mereka untuk tawuran”

Hasil patroli tersebut polisi mengamankan 22 remaja dan terdapat 3 tersangka yang membawa senjata tajam.

Pewarta: Putri Ainul Q

Copyright © HMO 2024

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *